X-men & Radon
11 Mei 2007
Pagi-pagi buta, bangun
dgn muka bengkak gak jlas knapa
Abis bangun
tidur, ngerjain slide buat presentasi mekflu besok. Skarang melakukan rutinitas
biasa sblm ngerjain tugas kesling… ngetik bwt blog. Hmm… 10 hari menjelang UAS
mekflu. Huaa…. Gimana gak ngeri, blum ngerti apa2 udah ujian. Fiuh… smangat
lah! Tugas kesling buat tar pagi mo ttg efek material bangunan bwt kesehatan
aja. Ank2 elektro bikin ttg apa yak? Emang punyaku penyakitnya bukan krn virus
ato bakteri sih, lebih ke bahan2 kimia penyusunnya & bahaya polutan dlm
ruang tertutup. Beres la ya, 3-5 hlmn ini..
Beginilah
akhirnya… sawung cm geleng2, difa cm senyum2, oki cm ktawa2… dan entahlah pada
tau dr mana. Jaringan telik sandi PSIK? Ck ck…
Lama sekali waktu
itu, inget obrolan gak penting sm sawung. Pas ada yg lewat di atas sunken.
“ itu adheknya si
X”
Siapa X?
“masa lo gak tau,
orangnya kan
sering maen k PSIK”
Yang mana? Kali
gw tau orangnya tp gak tau namanya itu. Tar kl orangnya ada kasi tau y.
(kapan itu y
wung? Blum knal tuh)
Kadang punya
ingatan bagus ttg bbrapa hal menyulitkan juga. Tapi toh memang otak dirancang
utk mengingat, bukan utk melupakan. Mehe lagi… huhuhu. Gara2 lagi maen lagunya
Christina yg hurts nih.
Inget blon
balikin buku2 ttg insinerator ke walhi, blum bikin tulisan bwt imot, blum jd
bkin rekening PSIK, blum nylesein laporan2, blum tau mo slsai ngetik kapan…
huah! It’s just that… terasa sangat menyenangkan sehidup ini. Sesehat ini,
sesemangat ini, sesadar ini, sekuat ini. Rasa sakit dan kenangan juga bagian
dari ingatan bukan? Dan aku masih menghargai tiap neuron yg kupunya. Jadi jgn
khawatir, I’ll gonna b just fine, as always.
-Tanyanya;-
“Siapa?” Kalau saja semua tanya memang ada jawabnya.
Yang
tak pernah bisa kusembunyikan dari rindu yg menyakiti senyumku…
Aku
takkan pernah menjawab, karena aku tak mau menjawab.
Lagian
apa hakmu menuntutku menjawab? Ngapain pula tanya-tanya?
Paling
kalau sudah dijawab juga cuma ketawa, atau malah nggak percaya, atau nanya
lagi, “kok bisa?”
Dan
langit masih saja meneriakiku sambil ketawa cekikikan
“Kasihan
kau” , katanya.
Iya,
kasihan jg kau. Sekarang kau takkan mampu memandangi kami berdua lagi.
Di sini,
di tempat yang lebih kami cintai dari diri kami sendiri…
Jadi
kupikir takkan seburuk itu kalau kita saja yang berpandangan sekarang
Ya kan?
naga_kembar
Damn… I can’t find out when this starts to be so
serious…
nemu hal menarik
pas ngerjain tgs. Mungkin udah bukan hal baru, tapi emang gw baru tau. coba baca potongan artikel ini…
Asbes dapat mengakibatkan penyakit asbestosis dan
berbagai jenis kanker. Sifat asbes yang dapat mengakibatkan gangguan kesehatan
berupa timbulnya penyakit asbestosis sudah cukup dikenal di kalangan
praktisi kesehatan kerja maupun kesehatan lingkungan. Asbestosis adalah
penyakit kronis pada paru-paru yang mengakibatkan penderita sulit bernafas dan
bisa mengakibatkan kematian. Asbes dapat juga mengakibatkan kanker jenis mesothelioma,
yaitu jenis kanker yang menyerang selaput perut. Dr. Irving Selikoff,
Direktur Environmental Science Laboratories pada Mount Sinai School
of Medicine di New York yang menangani suatu penelitian penyakit kanker
para pekerja di pabrik asbes, menyimpulkan dari hasil penelitiannya bahwa
kanker paru-paru lebih banyak disebabkan oleh asbes dibanding rokok. Dari 869
orang yang 17 tahun sebelumnya pernah bekerja di pabrik asbes di Texas, AS, 300
orang di antaranya diperkirakan menderita asbestosis, kanker paru-paru, kanker
usus, dan kanker perut lainnya.
Bahan dasar untuk pembuatan asbes merupakan bahan
tambang yang mengandung unsur-unsur radioaktif alamiah berumur paro panjang.
Bahan asbes yang diperoleh dari proses penambangan langsung mengandung
uranium-238 (238U), thorium-232 (232Th), radium-226 (226Ra),
dan kalium-40 (40K) yang kadarnya cukup bervariasi antara satu negara dengan
negara lainnya. risiko radioekologis berkaitan dengan pemanfaatan asbes adalah
meningkatnya kadar gas radioaktif radon beserta anak luruhnya di dalam suatu
ruangan yang memanfaatkan bahan bangunan dari asbes. Saat ini mulai disadari bahwa
gas radon di dalam ruangan merupakan sumber terpenting pemaparan radiasi. Dosis
efektif dari radon diperkirakan jauh lebih besar dibandingkan dosis dari
seluruh sumber-sumber radiasi alamiah lainnya digabung menjadi satu. Selain
itu, juga lebih besar dari dosis yang diterima pasien yang mengalami penyinaran
medis, termasuk pemeriksaan dengan sinar-X, dan jauh lebih besar dibandingkan dengan dosis radiasi dari kegiatan
industri nuklir. Sebagian besar gas
radon dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui jalur pernafasan. Jika
seseorang menghirup gas radon pada saat bernafas, maka sebagian proses
peluruhan gas radon berlangsung di dalam paru-paru. Dalam peluruhannya, gas
radon tersebut memancarkan radiasi pengion berupa partikel-a yang dapat
mengakibatkan kerusakan pada jaringan paru-paru. Kerusakan jaringan inilah yang
dapat mengakibatkan timbulnya kanker paru-paru.
Bahaya dari gas radon bukan semata-mata dari gas
radon itu sendiri, tetapi juga dari zat radioaktif yang dihasilkannya dalam
proses peluruhan. Produk zat radioaktif yang lebih sering disebut "anak
luruh radon" ini juga bersifat radioaktif. Di antaranya adalah logam-logam
berat seperti timbal (Pb) dan bismuth (Bi) yang dapat berperan sebagai sumber
radiasi-b. Logam berat yang terbentuk sebagai anak luruh gas radon tenyata
lebih berbahaya dibandingkan radonnya sendiri, karena secara kimiawi anak luruh
yang berupa logam berat ini sangat reaktif dengan permukaan apa saja, termasuk
dengan lapisan pada saluran pernapasan dan menetap di dalamnya.
[ MUKHLIS AKHADI, Badan Tenaga Nuklir Nasional]
Mampus lah… emang musti cari udara segar sering-sering. Bheuh, jd ngrasa
gak aman d dlm ruangan. Padahal asbes dipake buat eternit kan? Kayanya aerated concrete juga. Belon
lagi bahan bangunan yg laen. Wah2,, idup d hutan aja seru kali ya? Hihihi… jadi
inget acara ‘eyewitness’ edisi hutan hujan tropis pas SD dulu. Suaranya bnr2
kaya lg di hutan… kera, serangga, burung, sinar matahari di sela-sela bayangan
pohon, kanopi yg luar biasa… look so amazing, sound so peaceful… tp mosok sih
arep urip ning alas? Aneh2 we… ah, jadi inget hal lain lg. Anak2 MPKA
Rimbawan.. kangen…
Hoi hoi, terusin tugasnya…
“Hehe. Iya. Smangat2!!”
[ Fiuh…gak kerasa udah jam 4 pagi.
Masih aja dengerin Fergie_big girl don’t cry…pretty encourage. Pagi
naga… Du bist sehr schön. Pagi juga, Tuhan… lama tak
menyapaMu… =) ]

Comments