« December 2006 | Main | February 2007 »

January 29, 2007

jogja membara

baru nyampe bandung tadi pagi. skarang sesai pengesahan KSM baru, nongkrong di labcom jurusan. di jogja kmaren ngapain? ada undangan dari Jogja Medianet, sims art s and music gathering nama acaranya. rame. banyak anak ISI, dari bandung juga lumayan yg dtg. perjalanannya penuh perjuangan euy! gak dapet t4 duduk gt deh...udah gitu kita jalan kaki dulu bbrapa Km sampe wisma yg disediain Pak Dani. wuih, jogja membara bneran! [maksudnya panas naudzubillah...] untung wismanya enak bgt, jd kita bs istirahat sblm ke JMN nya. acaranya ada gambar mural by 'lombok horror', ada bbrp band (punk &ll), dari bandung sbenrnya Authority mo maen, tp kalo gak salah ada keluarga vokalisnya yg meninggal dunia, jadi batal. punk. yah, kata yg menimbulkan banyak sensasi dalam benakku. rasanya seperti ada simpul yg ditarik paksa dalam gumpalan neuron2ku. dan terjadilah... kupikir udah gak jaman lagi melarikan diri dr sesuatu yg kutakuti. aku hadapi begitu saja. gak ngerti? emang kutulis bukan untuk mudah dipahami semua orang. sori. ordinary story saja. trus abis acara klar, kita muter2 bentar. ke alun2 nyobain jalan tembus itu [iseng bgt y?], ngobrol2 sama anak2 UGM berikutnya. pas kita lewat depan gerbang UGM yg dasyat itu, kita liat ada orang2an sawah banyak bgt. penyakit lama: penasaran! yaudah samperin aja. ceritanya mo bikin '9 jam budaya menduduki jogja'. kirain demo2 apa...gitu. hihi. abis itu nyari makan, balik ke wisma. besoknya pamitan sama Pak Dani, trus ke kota lagi. anehnya pas jalan di malioboro; nganterin tmen yg penasaran bgt sama gelan kulit yg emang unik, ada dua telfon yg gw terima, dari dua orang yg berbeda, dengan nama yg sama: Hary. lhah, bingung to? trnyt yg satu dr walhi, yg satu jelas, michael black sweet. gelang dapet, ngidam beli tas ma spatu ksampean jg [dgn harga yg murah luar biasa], puas maen ddr& para2 [=)], lantas kita ke stasiun lempuyangan. deg2an sih, takut gak bisa  duduk lagi. eh....ternyata kosong. alhamdulillah. teriring doa ibu yg g sempet gw tengok pdhl dket, pulanglah kami ber9 ke bandung. hhh...capek gila! ni juga blon tdr. jagain orang tdr iya... jadi bantal idup deh. yaudah abis ini pulang dulu. tadinya pgn ikut DAT, tapi menimbang2, kayanya gw gak akan maksimal kalo ikut. waktunya bs buat ngerjain yg laen. kan taun lalu udah jd panitia? lagian pgn ke pioneer disaster respons dulu. skalian persiapan kuliah semester 4. harus niat! gimanapun juga nyusun jadwal musti realistis kan? musti pertimbangan fisik juga... tar kalo sakit malah berabe, terbengkalai semua... ok. cabs dulu yak! tnx 4 reading =)

January 22, 2007

a reason to carry on

tadi pagi buta...di sekitarku masih saja beberapa orang blingsatan ngerjain banyak hal. kakak dan sidangnya besok pagi. dan mas2ku di mesin yang padanya nasib sidoarjo bergantung. goodluck lah, buat scrappernya! aku? 'coz I have no reson to carry on, I give up. apa yg terjadi denganku hari ini? kau membaca, setidaknya kau cukup mau liat sesuatu ttgku. eh sekarang tambah satu mas sipil pula. jd panjang diskusi scrappernya... ayolah, smangaaat!!! apa kabar mimbar bebas di CC? ujan euy! tar mlm ada penugasan ke sekre, tp blon tau apaan. ah nyaris lupa, td abis neurolisis lagi. iya, sampe sejam-an lah. lalu cincinku kupakai lagi. lalu aku mulai mikirin semuanya lebih nyantai skarang, selalu ada antiklimaks setelah klimaks. efek antidepressant juga mungkin. terikat masa lalu? nggak juga. tapi ingatanku memang kuat sekali kalau menyangkut yg satu itu. and it's torturing. huaaah... tapi, kuhentikan segalanya krn aku sudah tak punya alasan untuk meneruskan. just a feeling is not enough. it's just too painful not to stopped. that's the reason. a reason to not carry on. yg membuatku tak mau menguji batas kesabaranku sendiri.
sudahlah...nulis yg lain saja
hari ini di autodebet SPPnya, tgl 24 perwalian on-line, hari rabu ke walhi. eh, belum pernah aku se-jenuh ini dengan internet. dulu sih masih barang langka. skarang pas diobral jadi males jg. hhh... blon blajar CAD pula. smester depan udah banyak yg pasang warning bakalan sibuk skalee. tugas besar, praktikum dankawankawan. blon lagi pemilu raya. blon lg acara volunteer. mau les German smt 5. mau wisuda oktober 2009. ck ck... cepat kali kuliah ini. jadi inget ada tmen yg ngomentarin blog ku, ktnya aku suka nulis yg aneh-aneh. hehe. yah mungkin iya, tapi tulisanku cenderung lebih jujur daripada orangnya. ups...  hehe.  cuma menguraikan simpul sebenarnya... kalau saja tak membelit serumit ini...
ah, kok jadi sedih lagi... iya nih mataku masih pedas. sudah sudah. ayoo smaaangaaat!!!!  ^ -- ^

January 20, 2007

writing something

entah berapa kali -- menulis telah menyelamatkan hidupku, akal sehatku, dan kemanusiaanku

January 16, 2007

kutinggalkan demi apa?

jika orang yang kau harapkan memalingkan hidupnya darimu

sementara ada orang-orang yg mengharapkanmu dengan tulus,

mana yg kau pilih?

Lebih baik mencintai atau dicintai?

 

Hari ini sedikit tersenyum setelah ngobrol2 sm hary, oki, & hendra. Tapi belum setengah jam senyumku terasa pahit.. masalah akademis lagi. Ya Tuhan… aku tau aku tak sebodoh itu. Tapi kenapa selalu begini? Apa ini balasan buat kecongkakanku yg sok bisa melakukan semua tanpa memperkirakan waktu? Harus menanggung nasehat2 dosen… orang tua… dan pemberi beasiswa. Entahlah. Aku selalu mengakhiri satu semesterku dengan cara seperti ini. Lalu tiba-tiba bersemangat. Lalu luntur seiring perkuliahan di semester baru. Apa mau terus begitu. Come on, get real. Aku tau aku benar-benar telah membuktikan bahwasanya aku ini makhluk yang tidak bertanggung jawab. Tidak bertanggung jawab…wab…wab...wab… [bergema gitu ceritanya…] . Ah, ini semua membuatku lelah. Orang2 yang memarahiku padahal ikut andil pun tidak. menertawakan kalau aku ingin belajar. lantas menertawakan kalau akhirnya aku harus mengulang. yah, memang ada orang2 yang suka sekali tertawa..
tapi entah kenapa tawa mereka menyakitiku... tak pernah kulihat yang begitu membekaskan nyeri dikhianati. lantas teringat mereka yg kutinggalkan. apa ini yg kuinginkan? kutinggalkan buat apa?

aku pengen punya kamar sendiri. pengen pergi yg jauh sendiri....pengen lari saja dari semua ini. memulai hidup baru entah dimana. mengenal orang2 baru. sudah lama sekali aku berhenti mempercayai manusia sepenuhnya... karena aku tau aku tak mungkin bisa melakukannya. [jadi inget tulisan yg baru dibuat tadi?]

aku ingin yakin bahwasanya aku adalah orang yang baik

tapi kegelapan ini menyeretku...
aku tak sudi berbagi!
lebih baik tak punya saja sekalian
aku tak suka mainanku disentuh
ambil saja kalau kau mau, lalu enyahlah dari pandanganku
berhentilah mempermainkan perasaanku-- aku terlalu berharga untuk diperlakukan seperti itu
tinggalkan aku sendiri
kegelapan ini milikku
kesunyian ini punyaku
    kau pikir aku tak tau kalau kau sadar kami tertarik padamu
    dan kebisuanmu bukannya tak kuperhitungkan
kau pikir aku mau?   hei, aku tak sebodoh itu.... dan kau tak seberharga itu!
                                 
                  just stop it. before it's too late


   

January 15, 2007

confession

1/14/2007 1:28 AM

 

Sedikit konflik semalam…

sedikit merusak diri seharian…

lalu ngobrol sendirian berjam-jam.

Aku mempertanyakan rasa sukaku yang mencemari profesionalisme-ku. Mempertanyakan harga ketertarikan yang berpotensi menyemai perpecahan.

Mempertanyakan setulus apa niatku berada di

sana

, dan seberharga apa teman yang kini tak sanggup kulihat oleh sebab kebencianku...bercampur cemburu

Nyantai aja? Ah, aku paling benci sesuatu yg nggak jelas.

Seorang teman bilang; “You’ll gonna be just fine”

I know, I know I’ll gonna be just fine

Tapi entah kenapa semua ini tetap saja meresahkan buatku

Mungkin sebenarnya cuma takut

Takut kalau kebahagiaan jatuh di sisiku, apa itu juga membahagiakan buatnya?

Bagaimana kalau kami mengharapkan orang yg sama?

Apa aku bisa menerima kehilangan semacam itu? Sungguh aku tak mau…

tapi kalau semua berpihak padanya, apa aku bisa mengingkari sakitku sendiri?

Aku tau tiap dari kami begitu berharga

Dan satu kehilangan saja bisa mengubah segalanya

My friend, did U ever think about my pain?

when I worried about losing U, I know in

Ur

head is all about competition

 

Nyantai aja… nyantai aja…

Bodoh sekali kalau aku tak bisa melihat semua yang kumiliki

Kenapa kusempitkan duniaku sendiri?

Kalau rasa suka-ku cuma meracuniku dengan curiga, mengkontaminasi logika dengan prasangka, maka kenapa tak kutinggalkan saja?

There’s a life without those kind of obsession. There’s a life with another choice. There’s so much choice. Just open eyes…

Relase Your mind… release it like You never feel this free… take a deep breath. Feel. Hear. See. Have you ever taste the air?

Bukankah hidup itu pilihan? Bukankah cinta itu pilihan?

 

¤¤¤

 

 

 

Dan aku mulai takut terbawa cinta

menghirup rindu yang sesakkan dada…

 

letto_ruang rindu

January 10, 2007

tumaritis, early '07

 


Copy_of_imgp0338


























                           ...... Red the hearts that beat as one


.

January 09, 2007

cantik & sexy

weits, tunggu dulu, gw gak akn ngebahas yg aneh2 kok... cuma dua hari kmaren ada bbrp kejadian yg bikin gw mikirin ini. di milis penulis lepas ada seorang cewek yg abis diputusi cowoknya, pdhal jlas2 smua org bilang, cewek ini lebih cantik dr pacar baru cowoknya. lalu dipertanyakanlah definisi cantik olehnya. gimana kalo lo dicintai hanya karena lo cantik? dosakah jd seseorang yg cantik? trus lagi jd inget cerpennya jumpha lahiri yg judulnya 'seksi'. dalam cerpen itu diceritakan soal perselingkuhan... tapi yg paling kena adalah, seorang anak korban broken home akibat perselingkuhan bokapnya, bilang gini -- " seksi itu mencintai seseorang yg nggak kamu kenal". [terlepas dari kenyataan kalo definisi 'seksi' yg kita tau benar2 berbeda dr kalimat anak tadi].
dan gw gak pernah lupa kalimat itu selamanya...
kadang orang suka lupa, kalau di balik ke'cantik'an itu, di balik ke'seksi'an itu, ada manusia yang ingin dimengerti seutuhnya. bukan dengan tatapan nanar. tapi tatapan sayang. lhah kok jd mehe? tp coba pikir lagi deh. ketika lo nembak seseorang setelah kenal sekian jam. atau sekian hari. atau accidentally apalah. seandainya yg di posisi itu bukan dia, lo ttp bklan ngedeketin kan? I mean, lo ngejar dia bukan krn lo kenal dan lalu suka sm dia. tp krn lo suka makanya lo pgn kenal dia. pdhal seringnya sih, kalo udh suka duluan, belakangannya lo bakalan nerima semua perilakunya, nerima hal-hal yg gak bakalan lo terima kalo lo nggak lagi suka sm orang yg nglakuin. ya kan? kadang definisi 'menerima apa adanya' jd begitu destruktif buatnya..tanpa lo sadari. lo udah ngancurin dia pelan-pelan. yah, sometimes emang it's not that bad. just my opinion. ngliat begitu banyak orang yg jadi mendadak goblok kl lg jatuh cinta. [jd inget pembhsan mslh ini ma sawung =P]. apa trus artinya gw anti yg beginian? gak juga kok. lo boleh jatuh cinta. tp lo musti bs manage efeknya. jgn trus collapse sendiri...  seneng ya seneng aja. patah hati ya patah hati aja. mungkin emang itu bagian dr proses yg hrs kita lewati untuk jd lbih baik. tapi akan lebih baik kalo kita sadar...harusnya kita mewaspadai hal-hal yg melemahkan kita. ok segitu dulu deh... mo tutup ni =)

blog yg tertunda

christmas eve '06. 10.35 pm.

nonton republik BBM, inget betapa berbedanya perasaanku waktu nonton dulu dan sekarang. sekilas omongan temen yg 'mahasiswa cuma buat naikin rating'. bener juga. lantas teringat klasta. beberapa kilometer saja, tapi terasa jutaan tahun cahaya. satu malam aku bertanya padanya ttg teman2ku yang tertawa-tawa sbg tamu di acara serupa; "mereka sedang menertawakan apa?"
dan kau bilang sesuatu yg aku lupa apa. ah, sial. I really miss our discussion.
hari ini tadi aku benar2 nyantai... setelah 11 jam perjalanan yg melelahkan luar biasa [ gak dpt t4 duduk dong...]
menginjakkan kaki di rumah ini lagi. mencium wanita yang kucintai. menukil-nukil memori di kamar yang warna cat-nya kupilih sendiri. dulu kutempelkan puluhan kertas yang meneriakkan semangat di tembok ini. Ibuku bilang aku tak seperti kakakku yang banyak pertimbangan kalau mau pulang. kalau saja kau tau ibu, akan kutempuh jarak sejauh apapun untuk menemuimu. sejauh apapun. karena aku tau kau selalu menghargainya. Like someone doesn't. someone that I left with a painful feeling. [there U go, neurolisis berkali-kali dalam sehari. hhh...]
damainya pulang kali ini. setelah sedikit nyusahin Kumed waktu mo ke stasiun kamren. hehehe
nonton TV..angel falls, Venezuela. menarik. mo nonton Harry Potter tapi g mau kecewa sm efeknya lagi. angel falls. night falls. sky falls.
dan langit memang seakan runtuh di atas kepalaku...

eh, abis nonton soulmate. ehm, hebat juga ceritanya. rada mikir lah, gak kaya yg laen2. trus liat iklan Gudang garam yg slmt natal & Tahun Baru. kereeeen..bgt. the making of-nya bikin mangap berkali-kali. gila, bagus bgt. aduh maminuri, PMS ku sakit skali...dan dosis parasetamol yg harus kutelan terus meningkat. It feels like dieing. tiba2 inget kmaren sblum pulang, oki smpet nanya "kenapa sih lo pulang? lagi stress y?"
pengen aja sih. It's not that difficult to reach this city..why not? am I running from something? I don't think so. tapi emang refreshing bgt. seperti luka yg lama menganga tertutup begitu saja. hmm... banyak sekali luka sebenarnya. meninggalkan hal-hal yg kusayangi di sini, mencoba percaya dan dikecewakan berkali-kali. mencari warnaku sendiri di bandung [kata kumed]. warna..yang mahal sekali harganya. menumpahkan dan menghapus. mengaduk-aduk, menunggu kering, kadang hanya untuk meyakinkan diri kalau lebih baik dihilangkan saja.
(udah,, pake NaClO aja...beres perkara)

semua ini kadang menggoyahkanku juga.
jalan seperti apa yg kupilih ini? benar, tak mau kembali?
sedang apa aku di sini? apa yg kuinginkan? aku bisa mati kapan saja... seandainya itu terjadi, apa hal terakhir yang ingin kulakukan?
aku memandangi seorang teman kemarin. kupikir banyak sekali waktu yang dibuangnya sia-sia. dan dia menatapku seolah berkata; hidupmu terlalu rumit untuk dimengerti...
ah, aku kadang lupa, I'm just an eighteen years old girl. ketika ada begitu banyak keidupan yg 'sederhana' di sekitarku, apa hak-ku untuk mengeluh? menyombongkan hidup yang, kadang diriku sendiripun ingin lari darinya?
each of us is special. I do believe that. ya, memang hidup itu pilihan...